Total Pageviews

Acungan jempol saya Buat bang Fauzi Bowo

foke-nara,pemilukada, jumpa perss
Pesta demokrasi Jakarta baru saja usai, dan menurut hasil perhitungan cepat, pasangan Nomoe urut tiga “ Jokowi – Ahok” berhasil mendapatkan suara terbanyak dari masyarakat Jakarta, saya sendiri memang bukanlah warga Jakarta namun sudah menjadi hal yang umum dan lazim, banyak kalangan yang melek media akan dengan mudah mengikuti perkembangan trend pesta demokrasi yang menurut saya hampir menyamai Pemilu nasional ini.

Berbagai macam tuduhan dan hinaan telah di terima dengan lapang dada oleh Jokowi-basuki dalam masa penantian pemilihan Gubernur putaran kedua kemaren,
Foke dan Nara, sebagai tuan rumah dan calon petahana yang merasa sebagai orang yang tertantang, menurut saya wajar kalo beliau menjadi panik dan sulit menerima kekalahannya sehingga dengan kelihaian tim suksesnya berhasil menggandeng partai-partai besar dalam memenangkan pada pelilihan di putaran kedua.


Seperti di ketahui bersama, terlalu banyak artikel dan video bahkan cetusan-cetusan dari kedua belah fihak kubu ini terasa pedas dan tidak enak untuk dibaca maupun di dengar, namun yang menjadi hal positif dan saya menjadi respek kepada calon petahana ini adalah setelah pantauan dari berbagai lembaga survey memunculkan Jokowi sebagai pemenang pada hasil perhitungan cepat adalah sikap apa yang akan muncul pada bang Foke yang sering tampil garang ini.


Moment yang saya tunggu adalah nada stress dan amarah yeng keduakalinya dari bang fauzi Bowo, namun di luar dugaan saya justru saat memaca berita pada kompas.com bahwasannya saat jokowi makan siang mendapatkan telpon ucapan selamat dari Fauzi Bowo perasaan saya menjadi lega,bangga dan kecewa, kecewanya saya ( jujur) pengen tertawa jika menyaksikan bang Fauzi marah-marah lagi seperti ketika ternyata kalah pada pemilihan calon gubernur putaran pertama kemaren.


Acungan jempol saya acungkan yang setinggi-tingginya kembali saya apresiasikan kembali kepada calon petahana yang masih menjabat sebagai gibernur DKI sampai tanggal 7 nanti adalah ketika jumpa press.


Dengan nada santun dan legowo beliau menyampaikan dengan apik dan bijaksana bahwa  menegaskan bahwa dia bersama pasangannya, Nara, akan menghormati hasil pilkada tersebut, dan menjanjikan akan tetap menjaga keamanan Kota Jakarta
Sekali lagi salut buang fauzi dan selamat bertugas untuk mas Jokowi dan mas basuki
 

4.5

Semua ini atas konspirasi Jokowi sendiri?

di balik jokowi-ahok, Jokowi panik, Jokowi basukiAneh dan terlihat sadis jika mengatakan bahwa semua kejadian akhir-akhir ini di Jakarta dan solo menjelang  di selenggarakannya pilkada putaran 2 DKI tanggal 20 september nanti adalah hasil Konspirasi Jokowi demi Meraih Simpati dan Berhasil Merai Kursi DKI1. Adanya beberapa kejadian mulai dari kebakaran hingga kasus penembakan di solo dan penggrebekan teroris, ada yang mengkaitkannya dengan Pilkada DKI meski belum ada satupun fakta atau bukti kuat yang menunjukkan kebenarannya.

Menggelitik dan menariknya, ketika saya ( penulis) membaca sebuah artikel tentang kemungkinan teori Konspirasi yang memungkinkan bahwasannya semua ini adalah atas Sutradara dari Si Jokowi itu sendiri, sekali lagi ini aneh menurut saya. Namun tidak ada salahnya imajinasi seorang penganalisa di kembangkan sedemikian rupa siapa tahu dengan begitu akan tercipta opini baru dan mnunjukkan Bukti baru entah engenai kebenarannya atau sebaliknya.


Tentang sebuah teori Konspirasi : 

Apasih sebenarnya Konspirasi itu?

Contoh :
Contoh gampangnya, saat teman kita apelin cewek, mobilnya rusak karena dilempari seseorang. Dengan menggunakan teori konspirasi kita dapat menuduh pesaing teman kita dalam memperebutkan gadis pujaannya itu sebagai pelakunya, bisa pula orang ketiga yang ingin memanas-manasi persoalan, atau mungkin teman anda sendiri sebagai otak pelakunya dengan motif menjelek-jelekan pesaingnya di depan gadis yang diperebutkan itu. Sekalipun jika ditelusuri peristiwa itu pelemparan itu pernah terjadi sebelumnya dan diduga dilakukan oleh orang iseng yang lewat, tapi tuduhan-tuduhan tetap diarahkan pada motif persaingan perebutan cinta. (http://politik.kompasiana.com/2012/09/02)



nah, apakah benar jokowi sengaja membuat sebuah Konspirasi yang maha dahsyat untuk memenagkan kursi DKI1?
Monggo, jika ingin  ber imajinasi silahkan di lanjut dengan membaca artikel yang berjudul  “Jokowi Si Tukang Konspirasi?

di alamat : http://politik.kompasiana.com/2012/09/02/jokowi-si-tukang-konspirasi/
atau klik ini : Sumber
“ yang di tulis oleh : gatot Swandito pada kompasiana.



Semoga sumbernya belum di hapus atau terhapus
 

4.5

Game "Selamatkan Jakarta" Jokowi kampanye yang mendidik


Bentuk kampanye yang kreative dan mendidik selalu di pakai oleh pasangan calon gubernur DKI Jokowi dan Ahok, Jika pada putaran pertama kemaren pasangan yang identik dengan baju kotak-kotak ini menggunakan kekuatan media rekam jejak dan jejaring sosial, maka kali ini ada salah satu bentuk kampanye melalui game edukasi membersihkan birokrasi.

game yang di ada pada alamat http://www.metric-design.com/game.swf ini mengisahkan tentang seorang jokowi yang sedang melempar Tomat kearah pejabat,preman, sampah dan lain-lain, jika anda adalah penggemar game "Angry bird"sekaligus pendukung pasangan calon gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo dan Basuki T. Purnama bakal tidak asing lagi dengan permainan ini dan pasti anda juga akan menyukai game" Selamatkan Jakarta" ini.

Alasan Jokowi Bikin Game " Selamatkan Jakarta"

 di lansir dari jakarta.okezone.com,(2012/08/16), di karenakan masyarakat selalu disuguhi dengan intrik-intrik politik yang kotor dan menghalalkan segala cara. Melalui game ini, kata Jokowi, kesadaran masyarakat akan politik yang bersih bisa tersampaikan.

"Selama ini-kan masyarakat selalu disuguhi intrik-intrik politik yang bisa menjurus kearah perpecahan. Jadi ide awal dibuatnya game ditujukan sebagai pembelajaran politik yang baik dan pengajaran, kalau berpolitik itu tidak harus menggunakan intrik-intrik kotor,"jelas pria yang akrab disapa Jokowi, saat ditemui Okezone, di Solo, Jawa Tengah, Kamis (16/8/2012).

game yang akan di luncurkan setelah lebaran ini  memakan biaya Rp.800,- per klik permainan ini masih dalam tahap pengembangan yang di lakukan oleh alumnus ITB,

"Uji coba dulu saja yang dimatangkan. Dananya cukup besar juga. Ini saja, sekali klik masuk ke permainan biaya yang dikeluarkan Rp 800. Dana dari mana kalau cepat-cepat diluncurkan. Tunggu momen dulu sajalah,"paparnya.

silahkan yang ingin memainkan game ini langsung saja bermain dari sini  atau klik pada link ini http://www.metric-design.com/game.swf

Sumber :  jakarta.okezone.com  Editor : Ubaidillah 4.5

Pasangan Foke-Nara Semakin di untungkan Isu Politik Sara?

pks,jakartabaru,sara,foke-nara
image: id.berita.yahoo.com
Politik yang berkembang di Jakarta saat ini dalam rangka menuju DKI1 semakin memanas, setelah mengalami kekalahan pada putaran pertama kemaren kubu Nara-Foke akhirnya berhasil merangkul banyak partai politik sebgai mesin pendukungnya dan pada Hari Sabtu 11 Agustus 2012 kemaren, 

Partai Keadilan Sejahtera sudah menyatakan dukungan pada Foke-Nara. PKS mengikuti jejak partai berbasis Islam lain seperti PPP dan PAN, yang sudah lebih dulu mengumumkan dukungannya pada Foke.

Hingga hari ini, kedua kubu antara Jokowi-Ahok dan Foke-Nara hanya tinggal memiliki kurang dari 1 bulan untuk mencari dukungan masa yang sebanyak-banyaknya dalam menghadari Pemilukada putaran kedua yang akan di gelar pada 20 September


Di lansir dari http://id.berita.yahoo.com (11-8-12) Menurut Burhanuddin Muhtadi,(Pengamat politik dari Lembaga Survei Indonesia (LSI),  jika sampai September depan, publik Jakarta lebih banyak disuguhi perdebatan politik mengenai suku, agama, ras dan golongan (SARA) para kandidat, maka hampir pasti pasangan Fauzi Bowo-Nachrowi Ramli yang akan diuntungkan. 


»Warga Jakarta simpatisan PKS memilih calon berdasarkan agama,” kata Burhanuddin, mengutip sebuah survei. Selain itu, massa PKS cenderung mengikuti arahan partainya. »Anggota dan simpatisan PKS tidak akan memilih kandidat non-muslim,” kata Burhanuddin. 


Dan sebaliknya pada kubu Jokowi-Nara yang hanya di dukung sedikit partai hanya bisa mengoptimalkan untuk mencari simpati langsung dari masyarakat dengan memperbanyak bertemu langsung pada lapisan masyarakat dalam sosialisasi perubahan Jakarta.


Joko mengaku akan menghormati keputusan semua partai politik di Jakarta ini. Untuk mengantisipasi minimnya dukungan partai, Joko mengaku akan memperbanyak kunjungan langsung ke warga Jakarta. Dia tetap optimistis bisa memenangkan putaran kedua 20 September 2012 depan. “Akan ada kejutan, lihat saja,” katanya,Tempo.co 2012/08/11



Menurut Burhanuddin, jika sampai September depan, publik Jakarta lebih banyak disuguhi perdebatan politik mengenai suku, agama, ras dan golongan (SARA) para kandidat, maka hampir pasti pasangan Fauzi Bowo-Nachrowi Ramli yang akan diuntungkan
Sebaliknya, jika kubu Jokowi-Ahok berhasil mendesakkan isu perubahan sebagai perbincangan publik, maka mereka akan diuntungkan. »Kubu Jokowi harus memframing pilkada ini sebagai upaya mendesakkan perubahan,” katanya. Jika itu berhasil dilakukan, Burhanuddin menilai jago PDIP-Gerindra ini bisa menang. »Sebab publik di Jakarta sebenarnya menginginkan perubahan,” katanya.

Sumber : http://id.berita.yahoo.com
pada artikel yang berjudul :
Isu SARA Foke Unggul, Isu Perubahan Jokowi Menang
penulis : AFRILIA SURYANIS
4.5

Foke Kursus Pidato dan kepribadian Demi saingi Jokowi


Menyadari kekurangannya dalam pemilukada  putaran pertama. Calon incumbent Fauzi Bowo yang Ngetrend denga style Kumis dan bicara serta sikap garang ini terpaksa harus merubah gaya dan sikapnya untuk menghadapi pesaingnya Jokowi-ahok pada pemilukada putaran kedua. Seperti di ketahui pasangan Foke-Nara ini harus mengakui keunggulan sainganya yang dating dari Luar DKI yaitu Jokowi ( solo) dan Ahok ( Bitung ).

Mau tidak mau, Calon gubernur yang asli Betawi ini harus bersedia menguragi ke”GUE”annya dalam pertarungan melawan rivalnya pada putaran kedua, terbukti  pemilik Slogan “ Serahkan Pada Ahlinya” ini yang dulunya terkesan kaku, pemarah, dan arogan di depan publik. Kalimatnya juga sering bernada tinggi. Namun, kini kesan itu mulai menghilang. Tak ada lagi suara tinggi yang ia keluarkan di depan warga.  (tempo.co/30/7/12) 


Dengan demikian maka atas inisiatif dari tim suksesnya maka dalam rangka perubahan karakter untuk calon yang masih menjabat sebagai Gubernur DKI ini menyewa seorang pakar “Neurolinguistik” hal ini untuk melatih dan merubah gaya ekspresif dan spontan Khas Fauzi Bowo agar lebih terlihat kalem, santun dan bersahaja Di depan Publik serta untuk persiapan Debat melawan Calon terberatnya Jokowi-Ahok nanti. "Tim ini khusus melatih berpidato dan mengatur vibrasi suara, mengingat tone suara Fauzi cenderung meninggi," kata Ipang.
(tempo.co/30/7/12)

Sedangkan beberapa tim juga di persiapkan untuk menggarap sisi social media untuk menyaingi Jokowi-Ahok yang lebih dulu telah sukses menggarap dan mendapat dukungan dari Sosial media.

Kutipan : http://pilkada.tempo.co/konten-berita/pilkada_dki/2012/07/30/420091/Foke-Ubah-Gaya-Kampanye
yang di tulis oleh : WIDIARSI AGUSTINA | KARTIKA | IRMAWATI | ISMA | ANGGRITA
simber gambar :
pilkadadki2012.com
 
4.5

7 Alasan saya Menolak Jokowi Jadi Gubernur DKI

Bukan tanpa alasana saya akan menulis tentang ketidak nyamanan saya mengenai Kepemimpinan Joko widodo atau Jokowi Terlebih pada pertarungannya untuk Menjadi DKI1 , Pada prinsipnya siapapun yang menjadi pemimpin dimanapun ia berada ketika rekam jekanya menunjukkan nilai yang sangat bagus tentu dia akan mendapatkan predikat yang sama di tempat barunya. da mengenai Jokowi -Ahok, saya rasa Semua orang yang pernah membaca dan mendengar berita mengenai JB dan pasti serta merta langsung berfikiran bahwa " Ini nih figur pemimpin yang benar" seperti pada walanya saya ketika pertamakali tahu siapa Jokowi dari Media online.

Namun apakah salah jika saya pada akhirnya memiliki kesimpulan tersendiri tentang seorang pemimpin berbadan cungkring dari daerah tetangga kota dengan tempat tinggal saya yang di " Jogjakarta" ini. 
secara alasan mendasar saya memang tidak mungkin ikut terlibat dalam pemilihan Jokowi pada kancah pesta demokrasi di DKI maka inilah 7 Alasan saya menolak Jokowi jadi Gunernur DKI.

1. Tidak pernah mengambil gaji selama 2 periode Pimpin Solo
Terlepas ini sebuah  sensasi atau memang pengabdian seorang pemimpin, namun dalam benak saya yang seorang manusia bisa pasti tidak akan pernah mampu konsisten mencari sensasi dengan tidak mengambil gaji selama 2 periode berturut-turut, terlebih seandainya yang menjadi walikota adalah saya maka sudah pasti ada senilai rupiah yah pernah saya keluarkan sebelum saya menjabat sebagai walikota. Sesuatu yang tak lazim dan membingungkan setiap penanyanya adalah ketika di Tanya “ kenapa anda tidak mengambil Gaji anda…?; entah kenapa selalu menjawab dengan rendah hati dan bersahaja dengan jawaban.. “Nggak, nggak, saya tidak mau menjawabnya karena terlalu riskan. Yang penting saya tidak pernah ambil gaji. Kalau tidak percaya, tanya saja kepada sekretaris atau ajudan saya,”” tegasnya…., sangat  aneh bukan…???

Apalagi dengan ke unikannya yang tidak tahu berapa jumlah seharusnya gaji yang ia terima“Berapa jumlah gaji, saya tidak tahu. Saya tidak pernah ambil amplop gaji, cuma tanda tangan saja.”  mana ada orang yang tidak tahu dengan apa yang seharusnya ita terima dan mejadi haknya coba anda fikirkan…????
”Saya tidak birahi gaji. Kalau bertanya soal kenaikan gaji pejabat, dikaitkan dengan saya, saya tidak tahu, karena memang tidak pernah ambil gaji,” katanya lagi, Jumat (28/1) kepada wartawan (http://forumm.wgaul.com/, 29/1/11).


2. Diberi fasilitas bagus menolak (Pilih mobil warisan walikota 2 periode yang lalu).
Ini lagi…., alasan macam apa coba, kok ada orang yang jelas jelas di beri fasilitas enak sebagai pemimpin malah lebih memilih menggunakan kendaraan pribadinya bahkan pada akhirnya lebih memilih Mobil dinas buatan anak-anak smk apa nggak punya malu…??? Seorang pemimpin nomer satu di daerahnya mengendarai mobil tak bermerk dan bukan mobil impor bahkan hanya rakitan anak yang belum lulus sekolah?

3. Suka Berkeliling daerah dengan sepeda ONTHEL.
Mobil dinas ada,Sepeda Motor juga ada, bahkan pengawal pribadioun seharusnya ada, namun orang ini lebih memilih nyantai denganrakyatnya


4. Tidak mau menggunakan pengawalan yang protokoler ( contohnya pada saat nonton OVJ di Solo, “Ndlosor” sama rakyat kecil ?

Sudah tersebutkan dalam poin ke 3, mana ada sih orang nomor satu berani kemana-mana tanpa pengawalan..??? nggak takut tuh..???

5. Memindahkan PKL di solo kok malah tumpengan, mestinya pakai satpol PP bawa penthungan + Dalmas).

Beda karakter pemimpin Kota pada umunya, yang namanya gusuran bisanya identik dengan buldoser,tangis dan jerit fihak yang di gusur, lah ini malah dengan sukarela warganya boyongan dengan pesta tumpengan? merakyat sekali bukan...???

6. Grafik kepemimpinannya di periode ke-2 kok semakin naik (Ini ndak masuk akal, mestinya semakin turun seperti yang lain).

Dimana-mana sejarah mencatat, kepemimpinan lebih dari 1 perode biasanya mengalami penurunan pamor, tapi Lagi-lagi si Jokowi ini malah semakin di cintai rakyatnya

7. Menolak pendirian pasar modern milik propinsi

Seorang pemimpin daerah tentu memiliki keinginan daerah yang dipimpinnya maju dan nampak Modern, salah satunya banyak bermunculan Mall mall besar dari investor besar baik dari dalam maupun luar negeri, tapi kali ini beliau lebih memilih memajukan rakyat kecil dengan memajukan pasar-pasar tradisional., aneh bukan...???

 
Dari berbagai pertimbangan tersebut, secara hati nurani saya menolak okowi menjadi DKI 1, karena harapan saya Jokowi menjadi RI 1 atau 2, agar saya bisa iktu memilih dan beliau memimin Indonesia ini dengan penuh perubahan.....!!!

Bagaimana menurut saudara ……………. ?
*seandainyapun masyarakat mengizinkan Jokowi-Ahok menjadi DKI1, semoga kelak Indonesia dipimpin oleh pemimpin seperti Mereka. Amin...!!!!

Semoga Membawa perubahan yang lebih baik pak Jokowi...!!!!

Inspirasi : 

http://politik.kompasiana.com/2012/03/25/7-alasan-menolak-jokowi-menjadi-dki-1/
4.5

Prediksi Putaran kedua Pilgub DKI, Jokowi-Ahok Menang

Masih bersumber dari Tempo.Co, Suasana hiruk pikut Jakarta setelah putaran pertama peda pesta demokrasi pemilihan calon walikota Jakarta, persaingan sengit antara Foke yang merupakan masa pencalonan yang kedua dengan Jokowi yang merupakan pendatang dari daerah Kota Solo Jawa tengah seperti tidak ada habisnya dan selalu menarik untuk disimak.


setelah pada putaran pertama pasangan jokowi-ahok meraih suara sebesar 42.62% < sumber detik.com > maka tak ayal putaran kedua haris di laksanakan kembali.

Pengamat kebijakan publik Universitas Indonesia, Andrinof A. Chaniago, memprediksi pasangan Joko Widodo-Basuki Tjahaja Purnama bakal menang pada pilkada putaran kedua, September nanti. Dia memprediksikan perolehan suara Jokowi-Basuki akan unggul jauh ketimbang calon incumbent Fauzi Bowo-Nachrowi Ramli.

"Perkiraan saya, Jokowi-Basuki akan memperoleh suara lebih dari 50 persen," kata Andrinof saat dihubungi Tempo, Rabu, 11 Juli 2012.

berita ini menjadi headline di berbagai media seperti, Kompas.com Kompasiana, detik.com tempo.co dan koran cetak

beberapa blog juga berlomba menjadikan berita ini menjadi headlinnenya terbukti dengan menggunakan kata kunci di search bar Google.co.id dengan kata kunci " Prediksi Putaran kedua Jokowi-Ahok" akan muncul sekitar 70,100 results
baca berita selengkapnya -- reademore
4.5

Blogger Ikut Bicara Tentang Jokowi-Ahok

Persaingan sengit antara calon pemimpin Jakarta sepertinya mampu menyita perhatian hampir semua lapisan masyarakat, terlebih bagi yang memiliki jejaring sosial seperti facebook dan twitter. hampir semua pengguna kedua raksasa jejaring sosial tersebut memiliki teman yang bertempat tingga di Ibukota negara Indonesia jakarta. tak ayal berita dan informasi bisa cepat terakses dan terbaca oleh jutaan pengguna facebook dan twitter di Seluruh Indonesia bahkan di berbagai negara di Dunia.

kekuatan media internet tak lepas dari keberhasilah salah satu calon pemimpin ibukota yaitu Jokowi-Ahok, selama ini saya juga mengikuti status dari ketua partai gerindra Bp. Prabowo sutejo, beliau aktif dalam mengajak masyarakat untuk mimilih pimpinan yang bersih, berwawasan luas dan jujur yang pada kesempatan ini beliau mendukung pasangan Jokowi-Ahok

di kesempatan yang lain quick count yang bisa di saksikan secara Live pada situs detik.com juga menjadi menu wajib bagi yang sedang mengikuti perkembangan pesta demokrasi di jakarta beberapa waktu yang lalu.

tak ayal banyak dari kalangan blogger menjadikannya sebagai Trend Topik dengan harapan trafiknya juga ikut terangkat, namun setelah fix bahwa pemilihan walikota DKI harus di lanjutkan pada putaran kedua, Siapakah Prediksi bakal pemimpin jakarta setelah Jokowi-Ahok beradu Massa dengan Foke nanti...?

mari kita ikuti perkembanyannya demi Jakarta-Indonesia kita.,
informasi mengenai ahok bisa di akses pada media http://ahok.org
bet
4.5